Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam investasi properti

Hal Penting yang perlu di perhatikan sebelum investasi properti

Sebagai investor properti, tentu anda memiliki banyak harapan untuk investasi anda. Banyak aspek yang perlu anda pertimbangkan sebelum mengambil sebuah keputusan. Saya akan menguraikan beberapa hal penting yang perlu anda pertimbangkan di antaranya:

  • Menghasilkan uang butuh waktu

Berinvestasi di pasar saham terkadang dapat sangat menguntungkan dan bahkan sering sebaliknya malah merugikan. Berbeda dengan investasi di real estate, harga selalu meningkat setiap tahunnya walaupun terkadang dalam kondisi tertentu kenaikkannya tidak sesignifikan  dan juga tidak liquid seperti di pasar saham. Di pasar saham terkadang pialangnya mengambil resiko cukup berani untuk mendapatkan keuntungan yang tidak pasti.

  • Cash flow

Keuntungan yang hebat dalam memiliki properti adalah potensial income yang akan anda terima untuk memperkuat cash flow anda. Income atau pendapatan dalam hal ini artinya uang yang tersisa setelah anda mengeluarkan semua keperluan anda terutama untuk properti yang bersangkutan. Biasanya lebih banyak terjadi pada properti sewa atau investor yang mengambil keuntungan jangka pendek. Dalam hal ini pendapatan mencakup pengeluaran anda untuk membayar semua biaya termasuk membayar cicilan bank jika ada. Bagaimanapun juga cash flow merupakan ROI (Return On Investment) anda dan secara analogis menjadi penghasilan anda saat ini walaupun itu masih berupa cicilan bank.

Cash flow anda harus positif dan jika sebaliknya ini akan menjadi bahaya dan properti ini akan menguras isi kantong anda. Keuntungan yang baik dari cash flow adalah properti itu dapat meningkat setiap tahunnya sesuai dengan inflasi. Jika anda menyewakan properti anda dalam jangka panjang, ini sangat baik dari pada anda membiarkan properti tersebut tidak mengkasilkan apa apa meskipun nilainya selalu meningkat. Mari kita lihat, cash flow hanya salah satu dari sekian banyak keuntungan yang di dapat oleh investor yang sabar.

  • Apresiasi atau kenaikan harga

Ada dua bentuk kenaikan nilai properti, satu kenaikan nilai properti atas inflasi dan yang kedua adalah kenaikan nilai pasar properti karena supply dan demand. Jarang sekali di kota metropolitan seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali dan kota lainnya nilai propertinya tidak meningkat karena inflasi. Rata rata kenaikan nilai properti pertahun adalah 5% sampai 10%. Meskipun kenaikan harga properti terkadang tidak sesuai dengan yang di harapkan. Seiring dengan berkurangnya ketersediaan lahan maka dapat di pastikan nilai properti akan selalu meningkat.

  • Leverage

Dalam hal ini arti leverage adalah membeli properti atau membeli sesuatu dengan DP (Down Payment) kecil dan membayar sisanya dari hutang. Hutang adalah sesuatu yang buruk jika di aplikasikan menjadi depresiasi asset. Jika di aplikasikan ke apresiasi asset seperti real estate maka hutang akan menjadi asset yang berbeda. Berinvestasi dengan metode leverage akan memiliki keuntungan yang kecil jika anda bandingkan dengan membeli properti dengan cara tunai. Saya akan mencoba membagi tips cara berinvestasi dengan metode leverage. Secara umum tujuannya adalah meminimalisir jumlah uang yang anda gunakan untuk DP untuk memaksimalkan leverage anda. Biasanya bank akan sangat berhati hati jika anda berinvestasi dengan metode ini.

  • Amortisasi

Bila anda memimjam uang untuk proses leverage, ada keuntungan lain yang di sebut dengan Amortisasi. Amortisasi adalah proses membayar pokok hutang dan bunga dengan jangka waktu yang sudah di tetapkan misalnya 10 tahun atau 15 tahun dan setiap bulan jumlah pembayaran anda tidak berubah atau tetap. Biasanya bunga mendapat porsi pembayaran yang lebih besar dari pada pokok hutang. Pembayaran pokok hutang tiap bulan secara berlahan akan menurunkan jumlah hutang anda dan pelan tapi pasti dalam jangka waktu tertentu ini akan menjadi equity  dimana akhirnya hutang anda menjadi lunas. Penurunan hutang ini setiap tahunnya di sebut amortization schedule. Belakangan ini berinvestasi dengan metode amortisasi menjadi hal yang menarik dan memiliki keuntungan yang bagus terutama jika hutang ini di bayarkan oleh penyewa atau tenant, bukan anda.

  • Kebijakan pajak

Biasanya pada beberapa tahun dimuka anda mengeluarkan uang yang tidak terlalu banyak untuk membayar pajak jika properti anda di tujukan untuk disewakan. Saya tidak menyarankan anda membeli properti karena kebijakan pajak pemerintah seperti tax amnesti dan anda harus menyadari bahwa semua masalah perpajakan tidak akan menyulitkan anda di kemudian hari.

  • Nilai waktu dari uang

Semua keuntungan memiliki properti tujuannya dalah untuk meningkatkan cash flow anda. Keuntungan dari kenaikan harga dan membeli dengan cara mencicil atau leverage buat orang yang memiliki kesabaran. Membangun kekayaan dan membuat  uang bekerja untuk anda adalah sebuah proses yang lambat, butuh waktu dan tidak bisa di ukur. Untuk menjadi sukses anda harus berdedikasi dan memiliki komitmen jangka panjang.

Fee konsultan properti

×
Hallo.. Terima kasih sudah menghubungi Julizar Sayuti Consulting.
Bagaimana kami bisa membantu anda?
Jam operasional kami Senen - Jumat 08.30 s/d17.00 Sabtu 09.00 - 15.00 WIB
JUAL - BELI - SEWA PROPERTY