Dasar Penilaian Pengembangan Proyek

Dasar Penilaian Pengembangan Proyek - project apprisal 830x287

Dasar  penilaian untuk sebuah pengembangan proyek sangat sederhana, yaitu guna menghitung nilai tanah saat ini dibandingkan dengan harga beli. Jadi dasar persamaannya adalah:

Nilai pada saat selesai di bangun (minus) Biya pengembangan (biaya konstruksi, fee dan semua biaya lain) (minus) Keuntungan developer Nilai Tanah

Dasar Penilaian Pengembangan Proyek - Nilai Tanah 1040x98

Penilaian pengembangan proyek terdiri dari beberapa langkah.

  1. Menilai berapa total keseluruhan semua biaya untuk pengembangan sebuah lahan (termasuk harga beli tanah, persiapan lahan, biaya konstruksi, dan fee konsultan).
  2. Berapa lama proses pengembangan memakan waktu dan kapan modal kembali atau Break Event Point (BEP)
  3. Berapa keuntungna yang bisa di hasilkan oleh proyek tersebut

Hal lain yang perlu di catat, hubungan antara residual outcome (hasil sisa) sangat sensitif terhadap input yang diasumsikan. Ini adalah bagian yang sulit untuk di pahami namun dapat diperiksa dengan beberapa contoh sederhana. Contoh misalnya:

Nilai akhir proyek pada saat selesai                                                  : Rp 100.000.000.000
Development Cost                                                                                 : Rp 60.000.000.000
Land Cost (termasuk holding cost dan bunga)                               : Rp 23.000.000.000
Development Profit                                                                         : Rp 17.000.000.000

Langkah berikutnya dalam proses penilaian adalah memperhitungkan pengaruh waktu pada kelangsungan proyek. Dalam banyak kasus, ini dilakukan dengan menghitung biaya bunga yang akan dikenakan pada pengeluaran pembangunan. Namun dalam prakteknya bunga ini mungkin memiliki nilai yang berbeda pada berbagai elemen proyek (tanah, konstruksi, dll) dan dari sumber yang berbeda (ekuitas, hutang prinsip, keuangan, dll).

Untuk mensederhanakan perhitungan banyak penilaian dilakukan dengan asumsi pembiayaan utang 80% dan dengan biaya yang sama. Selain itu, pendekatan residual untuk penilaian membuat penyederhanaan kotor dalam perhitungan biaya bunga. Salah satu keuntungan utama, baik arus kas maupun model kepemilikan atas residual adalah bahwa keduanya sama sama menghitung bunga secara lebih akurat.

Jadi dua hal yang dapat disimpulkan adalah

Pertama: sifat pembangunan yang sangat diarahkan / sensitif berarti bahwa hanya pangsa pasar kecil yang dapat mengubah proyek menjadi tidak dapat berjalan (viable)

Kedua: Seberapa akurat penilaian yang di perlukan.

×
Hallo.. Terima kasih sudah menghubungi Julizar Sayuti Consulting.
Bagaimana kami bisa membantu anda?
Jam operasional kami Senen - Jumat 08.30 s/d17.00 Sabtu 09.00 - 15.00 WIB
JUAL - BELI - SEWA PROPERTY