Developer: Kapan Harus Menjual Lahan Perumahan

developer properti perumahan

Hal Penting Yang Perlu Diperhatihan Developer Properti

Menjadi developer properti adalah sebuah bisnis yang sangat menjanjikan. Tahun demi tahun kebutuhan rumah selalu meningkat dan boleh saya katakan tidak pernah surut dalam kondisi apapun. Pemerintah tiap tahun selalu mencanangkan target tertentu untuk perumahan rakyat. Sebut saja misalnya proyek perumahan “satu juta rumah” tiap tahun tidak pernah terpenuhi.

Sebagai seorang developer properti tentu anda harus menghitung secara pasti target dan biaya yang akan di keluarkan dalam membangun sebuah proyek perumahan, apartemen, gedung perkantoran ataupun proyek komersial baik skala kecil, sedang atau besar.

Sering sekali saya menemukan developer yang gagal dalam memasarkan proyek mereka. Ini sering terjadi pada developer dengan skala kecil dan menengah terutama developer pemula. Proyek yang di bangun dengan ambisius dan optimisme yang luar biasa dan membuat target penjualan dalam waktu tertentu akhirnya gagal total. Kenapa bisa gagal total? ada beberapa faktor yang menyebabkan kenapa mereka gagal, ini akan saya bahas pada artikel saya yang lain.

Sesuai dengan judul artikel saya kali ini, saya akan membahas kapan developer harus menjual proyeknya. Jika target penjualan tidak sesuai dengan yang di harapkan. Sebelum proyek anda terealisasi, tentu anda sudah memiliki analisa dari berbagai aspek. Baik keuangan, pasar, hukum, peraturan daerah dan lain lain yang di anggap perlu. Saya asumsikan anda sudah melakukan hal itu semua.

Sebagai contoh: Konsultan properti anda sudah menentukan target proyek anda terjual habis dalam waktu = (n) misalnya 5 (lima) tahun,  sehingga pada tahun ke-5 proyek anda saat ini sudah habis terjual dan anda sudah harus berpindah  ke proyek yang baru. Tapi karena satu dan lain hal proyek anda berjalan tidak sesuai dengan yang di harapkan, katakan saja pada tahun ke 4 progress penjualan proyek anda baru berjalan 30%. Artinya untuk mencapai target n=100% pada tahun ke-5 tentu agak sulit. Sekalipun bisa anda harus menghitung kembali biaya biaya yang akan anda keluarkan sehingga anda harus menghitung ulang profit and loss proyek tersebut.

Sebagai developer yang berorientasi kepada profit dan melipat gandakan uang dari bisnis maka pada tahun ke – 4 anda harus sudah berpikir untuk menjual proyek tersebut dan pindah ke proyek yang lain. Kenapa? kalau menurut hemat saya sulit bagi anda untuk tetap bertahan di proyek ini karena mungkin saja kemampuan anda sudah tidak lagi cukup untuk mendongkrak naik proyek tersebut. Anda harus berbagi resiko dengan pemilik yang baru dimana mereka mempuanya analisa tersendiri untuk proyek tersebut.

Dari pada nama anda menjadi jelek, lebih baik anda jual proyek ini dan cari proyek yang lain. Proyek ini sudah tidak lagi “sun rise” buat anda. Kalau di perhatikan siklus bisnisnya sesuai arah jarum jam, proyek anda sedang berada di angka 2 atau 3 dimana masih akan terus turun ke bawah dan butuh waktu untuk naik mencapai angka 6 pada jarum jam.

Semoga artikel saya ini bermanfaat buat anda. Jika anda membutuhkan bantuan silahkan anda hubungi saya di sini

×
Hallo.. Terima kasih sudah menghubungi Julizar Sayuti Consulting.
Bagaimana kami bisa membantu anda?
Jam operasional kami Senen - Jumat 08.30 s/d17.00 Sabtu 09.00 - 15.00 WIB
JUAL - BELI - SEWA PROPERTY