Pembangunan dan pertimbangan awal proyek

Pembangunan dan pertimbangan proyek awal

Proses feasibility pengembangan proyek akan berjalan baik sebelum proyek tersebut dimulai, seperti yang kita ketahui bahwa ini harus di kerjakan dan berguna untuk mengambil sebuah keputusan apakah proyek tersebut akan diteruskan atau tidak. Langkah awal bagi developer atau penilai adalah menentukan tujuan dari proyek tersebut. Ada hal penting bagi developer dan juga penilai untuk menentukan establishment karena mereka akan menetapkan patokan kunci yang harus dicapai untuk pengembangan supaya tetap terlaksana.

Beberapa jenis tujuan pengembangan

Sangat sulit untuk menentukan semua jenis penilaian (valuation) seperti  sama sulitnya untuk menghasilkan daftar definitif tentang tujuan apa yang dimiliki seorang pengembang. Studi kelayakan atau feasibility study sangat berkaitan dengan developer swasta. Maka dari itu ada beberapa objective yang akan di capai oleh pengembang tersebut. Diantaranya adalah sosial dan financial. Dslsm hal ini harus di pertimbangkan tentang ketenagakerjaan dan pembangunan infrastruktur dan lain lain.

Faktor fundamental yang mesti di capai oleh developer misalnya: kantor, retail, industrial dan lain lain. Semua ini sangat berpengaruh guna menentukan target market atau segment pasar yang akan di capai. Misalnya kantor dengan biaya murah, ruangan retail sederhana atau ruangan kantor pusat yang mewah di pusat kota. Semua hal di atas akan mempengaruhi feasibility study atau studi kelayakan. Pengembang harus memiliki ide yang jelas tentang jenis apa atau pengembangan apa yang ingin di capai.

Tujuan Social

Tujuan sosial biasanya bermula dari kepentingan umum, pemerintahan atau institusi lain yang ada keterkaitannya dengen kegiatan sosial. Misalnya pembangunan jembatan, jalan, rumah sakit pemerintah dan lain lain. Semuanya ini membutuhkan aprisal dan financial feasibility studies.

Tujuan Financial 

Biasanya selalu over lapping dengan tujuan pengembangan secara keseluruhan pada sektor swasta itu sebabnya perlu di lakukan studi kelayakan. Dalam kondisi yang normal, tujuan utamanya adalah keuntungan. Biasanya yang di ukur adalah keuntungan langsung atau Net Present Value (NPV) atau pengembalian biaya.

×
Hallo.. Terima kasih sudah mengunjungi Julizar.com. KONSULTAN PROPERTI #1 DI INDONESIA
Bagaimana kami bisa membantu anda?
Jam operasional kami Senen - Jumat 08.30 s/d17.00 WIB
JUAL - BELI - SEWA PROPERTY