Strategi memiliki Rumah dengan Penghasilan kecil

Strategi memiliki Rumah dengan Penghasilan kecil - strategi memiliki rumah dengan penghasilan kecil 663x323

Manusia harus memenuhi kebutuhan papan atau tempat tinggal.

Selain kebutuhan akan kebutuhan sandang dan pangan, manusia juga harus memenuhi kebutuhan papan atau tempat tinggal. Baik bagi yang sudah berkeluarga ataupun belum, kebutuhan akan tempat tinggal merupakan salah satu hal terpenting bagi setiap manusia.

Apalagi bila sudah memiliki rumah sendiri, tentu saja anda akan mendapatkan nilai benefit khusus yaitu nilai privatisasi yang hampir tidak dimiliki ketika tinggal bersama orangtua dan pihak lainnya. Di Indonesia, saat ini sudah ada banyak bank milik negara dan swasta yang menyediakan layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Permasalahannya adalah, apakah anda dapat memenuhi tanggungan biaya pembayaran kredit setiap bulan termasuk biaya administrasi lainnya.

Kedua masalah itu yang sering menjadi masalah ketika akan mengajukan KPR, apalagi jika pendapatan atau gaji anda terbilang standar atau kecil. Sebagai contoh, anda memiliki gaji sebesar Rp 2 juta per bulan, bagi sebagian orang, itu adalah jumlah yang sangat kecil. Dengan penghasilan hanya sebesar itu, apakah anda dapat melakukan pengajuan kredit rumah yang membutuhkan dana cukup besar.

Mengingat kredit sendiri adalah proses cicil-mencicil untuk membayar utang. Untuk itu, bagi anda yang ingin mengajukan KPR dengan gaji kecil, wajib untuk memiliki strategi khusus untuk dapat memenuhi pembayaran kredit. Ada beberapa tahapan penting yang harus anda lakukan :

1. Tentukan harga rumah yang ingin dibeli

Menentukan harga rumah yang akan dikredit sangatlah penting. Sebab anda harus bisa menyesuaikan angka kredit dengan kemampuan gaji sendiri dan harga rumah yang dibeli dan tingkat cicilan per bulannya. Salah satu strategi yang bisa digunakan untuk menyiasati masalah ini yaitu mengambil jangka waktu panjang dalam pembayaran kredit, seperti 15 tahun, agar dapat menyesuaikan banyaknya uang yang harus dibayar sesuai kemampuan Anda.

2. Ayo menabung !

Hal ini penting karena pembayaran KPR bisa memakan waktu yang lama. Karena itu, sebagai permulaan, rajin-rajinlah anda menabung agar bisa membayar uang muka dan cicilan rumah setiap bulannya. Sebagai contoh, bila anda memiliki gaji sebesar Rp 2,5 juta, menabunglah 20 persen dari gaji anda yaitu Rp 500 ribu secara rutin dalam beberapa bulan. Jika berhasil, anda sudah benar-benar siap untuk mengajukan KPR.

3. Siapkan uang untuk pembayaran uang muka (DP)

Selain mencicil KPR, anda juga harus memperhatikan masalah besar uang muka atau DP yang sering menjadi syarat yang diajukan pihak bank sebelum melakukan KPR. Biasanya, pihak bank meminta uang muka dengan nilai tertentu dari harga rumah yang akan dikredit.
Dengan begitu, siapkanlah dana dalam jumlah besar untuk dijadikan uang muka sebagai tanda jadi pembelian rumah tersebut.

4. Cari KPR berbunga ringan

Salah satu hal terpenting bila akan mengajukan KPR. Di mana anda harus mengetahui secara cermat besaran bunga yang diajukan tiap-tiap bank dalam pembayaran KPR. Usahakan anda mendapatkan bank yang menawarkan bunga KPR yang kecil, agar tidak memberatkan anda dikemudian hari.

5. Pilih bank yang terpercaya

Jangan hanya memilih bank hanya karena bunga pembayaran yang kecil, sebab anda tidak boleh mengajukan KPR pada bank yang belum Anda terpercaya kredibilitasnya. Ada baiknya anda memilih bank terpercaya yang produk KPR-nya sudah cukup terkenal di masyarakat.

6. Tentukan pembayaran cicilan setiap bulan

Hal ini berkaitan dengan kemampuan anda membayar cicilan setiap bulan. Sebagai contoh, anda harus membayar cicilan hingga Rp 2 juta padahal gaji anda hanya Rp 2,5 juta. Hal ini harus dihindari, ada baiknya anda melakukan perhitungan kasar kebutuhan per bulan yang disesuaikan dengan gaji yang anda miliki terlebih dahulu. Jangan sampai seperti ‘besar pasak daripada tiang’.

7. Beli rumah yang sesuai kebutuhan

Sebelum membeli rumah, ada baiknya anda mengetahui harga, jenis, dan tipe rumah yang ingin dibeli. Artinya, anda dituntut untuk membeli rumah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

8. Segera lunasi biaya administrasi

Jangan sampai anda menunda biaya pelunasan biaya administrasi KPR yang diajukan dalam waktu lama. Sebab, semakin cepat biaya administrasi dilunasi, maka beban KPR juga semakin ringan.

Nah, jika strategi di atas sudah mampu dipenuhi, maka anda bisa dibilang sudah siap secara finansial dan mental untuk mulai mengajukan KPR. Semoga tips ini bermanfaat.

 

 

×
Hallo.. Terima kasih sudah menghubungi Julizar Sayuti Consulting.
Bagaimana kami bisa membantu anda?
Jam operasional kami Senen - Jumat 08.30 s/d17.00 Sabtu 09.00 - 15.00 WIB
JUAL - BELI - SEWA PROPERTY