Mendorong Optimalisasi Aset di Gerbang Kalimantan: PT Julizar Konsultan Indonesia Garap Kajian HBU Pelindo III di Banjarmasin
BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN – Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi aset negara, PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) secara resmi menunjuk PT Julizar Konsultan Indonesia untuk melakukan studi Highest and Best Use (HBU) terhadap aset-aset strategis mereka yang berlokasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Langkah ini diambil di tengah meningkatnya nilai strategis Banjarmasin sebagai hub logistik utama dan pintu gerbang ekonomi di Pulau Kalimantan, terlebih dengan posisi geografisnya yang kian krusial menyongsong kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).
Optimalisasi Aset Non-Core untuk Pertumbuhan Ekonomi
Pelindo III memiliki sejumlah portofolio lahan dan properti di Banjarmasin yang memiliki potensi pengembangan besar di luar fungsi operasional pelabuhan (non-core assets). Kajian HBU yang dipercayakan kepada PT Julizar Konsultan Indonesia bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan lahan yang paling menguntungkan, layak secara hukum, dan memungkinkan secara fisik untuk memberikan nilai tambah maksimal bagi korporasi.
Kajian komprehensif ini mencakup empat pilar evaluasi standar profesional:
- Analisis Kelayakan Hukum (Legally Permissible): Menelaah kesesuaian rencana pengembangan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Banjarmasin serta regulasi zonasi setempat, guna memastikan pemanfaatan lahan memiliki landasan hukum yang kuat.
- Analisis Kemungkinan Fisik (Physically Possible): Mempertimbangkan karakteristik khas lahan di Banjarmasin—yang dikenal sebagai “Kota Seribu Sungai”—seperti daya dukung tanah, aksesibilitas transportasi, dan infrastruktur penunjang di sekitar aset.
- Analisis Kelayakan Finansial (Financially Feasible): Melakukan simulasi keuangan yang ketat, mulai dari proyeksi biaya pembangunan hingga estimasi pendapatan. Analisis ini sangat penting untuk memastikan bahwa skenario pengembangan (apakah itu pergudangan modern, pusat komersial, atau perkantoran) mampu menghasilkan return on investment (ROI) yang kompetitif.
- Produktivitas Maksimal (Maximally Productive): Memilih satu skenario terbaik dari berbagai alternatif yang mampu menghasilkan nilai tanah tertinggi dan manfaat ekonomi jangka panjang bagi Pelindo III.
Menangkap Peluang di Kota Strategis
Banjarmasin merupakan pusat perdagangan dan jasa yang sangat dinamis. Dengan dukungan data pasar yang akurat, PT Julizar Konsultan Indonesia akan memetakan tren permintaan properti dan logistik di wilayah tersebut.
“Banjarmasin memiliki posisi unik dalam rantai pasok nasional. Penugasan dari Pelindo III ini memacu kami untuk memberikan solusi strategis yang inovatif. Kami tidak hanya melihat nilai aset saat ini, tetapi juga memproyeksikan potensi pertumbuhan wilayah ini dalam 10 hingga 20 tahun ke depan,” ungkap perwakilan dari PT Julizar Konsultan Indonesia.
Kontribusi bagi Pembangunan Daerah
Hasil dari kajian HBU ini diharapkan tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi Pelindo III, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan Kota Banjarmasin. Pengembangan aset yang tepat guna dapat menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat infrastruktur bisnis lokal, dan mendukung penataan ruang kota yang lebih modern dan terintegrasi.
Dengan keahlian mendalam PT Julizar Konsultan Indonesia dalam bidang riset pasar dan penilaian properti, Pelindo III optimistis bahwa setiap jengkal aset di Banjarmasin akan bertransformasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.
Tentang PT Julizar Konsultan Indonesia:
PT Julizar Konsultan Indonesia adalah perusahaan konsultan terkemuka yang menyediakan layanan Studi Kelayakan (Feasibility Study), Analisis Highest and Best Use (HBU), dan Penilaian Properti. Dengan tim ahli yang berpengalaman menangani berbagai proyek strategis BUMN dan swasta, PT Julizar berdedikasi memberikan rekomendasi berbasis data yang tajam untuk optimalisasi aset di seluruh Indonesia.





















