JULIZAR JULIZAR
← Kembali ke portfolio

Quantity Surveyor

Konsultan Quantity Surveyor Rumah Sakit Pertamina Jaya

KONSTRUKSI

rumah sakit pertamina jaya
Daftar isi

Karena Kebutuhan Pasien menjadi prioritas bagia Rumah Sakit Pertamina Jaya Jakarta, untuk itu PT Pertamina Bina Medika IHC meningkatkan layana kepada konsumen dengan menambah fasilitas dan merenovasi bangunan rumah sakit. RSPJ hadir memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan memprioritaskan kebutuhan pasien dan keluarga. Dengan layanan kesehatan berbasis Value Based Care yang didukung teknologi, edukasi dan riset sehingga dapat memberikan pengalaman terbaik bagi pasien.

Pembangunan dan renovasi infrastruktur kesehatan merupakan salah satu proyek konstruksi yang memiliki tingkat kompleksitas tertinggi. Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ), sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang dikelola oleh PT Pertamina Bina Medika IHC (Pertamedika IHC), secara berkala melakukan pengembangan fasilitas guna memenuhi standar pelayanan medis modern.

Dalam memastikan proyek ekspansi atau renovasi berjalan sesuai dengan koridor finansial dan regulasi yang berlaku, peran Konsultan Quantity Surveyor (QS) menjadi salah satu elemen penting dalam manajemen proyek.

Memahami Peran Konsultan Quantity Surveyor (QS)

Secara umum, Konsultan QS bertindak sebagai pengendali biaya dan penasihat kontrak dalam suatu proyek konstruksi. Pada proyek rumah sakit seperti RSPJ, tanggung jawab QS menjadi lebih spesifik karena harus mengintegrasikan aspek fungsional medis dengan efisiensi biaya.

Berikut adalah beberapa area kerja utama yang ditangani oleh Konsultan QS dalam proyek pengembangan RSPJ:

1. Perencanaan Anggaran dan Estimasi Biaya awal (Cost Planning)

Pada tahap awal, Konsultan QS menyusun estimasi biaya berdasarkan konsep desain awal. Struktur biaya rumah sakit sangat berbeda dengan gedung perkantoran atau hunian. Adanya kebutuhan ruang khusus—seperti ruang operasi dengan sistem tata udara steril (HEPA filter), ruang radiologi dengan proteksi timbal, hingga instalasi gas medis—memerlukan perhitungan volume dan harga satuan yang presisi agar anggaran yang dialokasikan efektif.

2. Penyusunan Dokumen Tender (Bills of Quantities)

QS bertanggung jawab menyusun Bill of Quantities (BQ) atau daftar kuantitas pekerjaan secara mendetail. Dokumen ini menjadi acuan bagi para kontraktor yang mengikuti proses tender untuk memberikan penawaran harga. Akurasi BQ sangat memengaruhi transparansi proses pengadaan, meminimalisir ketidakpastian, dan membantu tim manajemen RSPJ dalam memilih mitra kontraktor yang paling sesuai.

3. Manajemen Kontrak dan Administrasi Klaim

Selama masa konstruksi berjalan, perubahan desain atau kendala lapangan sering kali tidak dapat dihindari. Konsultan QS bertindak secara objektif untuk menilai kelayakan klaim pekerjaan tambah-kurang (variation orders) yang diajukan oleh kontraktor. Evaluasi ini dilakukan berdasarkan kontrak yang telah disepakati untuk menjaga agar pengeluaran tetap terkendali.

4. Audit Keuangan Berkala (Cost Control)

Melalui laporan progres bulanan, QS memantau arus kas (cash flow) proyek. Langkah ini membantu memastikan bahwa pembayaran yang diberikan kepada kontraktor sesuai dengan volume pekerjaan fisik yang telah diselesaikan di lapangan.


Tantangan Khusus dalam Proyek Rumah Sakit Pertamina Jaya

Proyek di lingkungan RSPJ memiliki karakteristik tersendiri yang menuntut kehati-hatian ekstra dari Konsultan QS:

  • Regulasi Kesehatan yang Ketat: Spesifikasi material untuk rumah sakit harus memenuhi standar higienis dan keamanan tertentu (misalnya, lantai vinyl anti-bakteri, dinding mudah dibersihkan, dan sistem kelistrikan khusus). QS harus memastikan material yang dianggarkan memenuhi regulasi Kementerian Kesehatan RI dan standar internasional terkait keselamatan pasien.

  • Operasional Rumah Sakit yang Berjalan: Jika proyek berupa renovasi atau perluasan gedung yang sudah ada, pekerjaan konstruksi sering kali harus dilakukan tanpa menghentikan operasional rumah sakit. Hal ini memengaruhi metode kerja kontraktor dan jam kerja efektif, yang pada akhirnya berdampak pada komponen biaya yang harus dihitung secara cermat oleh QS.


Kesimpulan

Keterlibatan Konsultan Quantity Surveyor dalam proyek pengembangan Rumah Sakit Pertamina Jaya berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara kualitas teknis bangunan kesehatan dan kelayakan finansial. Melalui estimasi yang terukur, pengelolaan kontrak yang transparan, serta pengendalian biaya yang sistematis, risiko pembengkakan anggaran dapat diminimalisir, sehingga fasilitas kesehatan dapat diselesaikan guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Punya proyek serupa?

Ceritakan jenis proyek, lokasi, dan tujuan Anda. Konsultasi awal gratis.

Chat WhatsApp