Studi Kelayakan Pabrik Bio-Pelet PT Parama Mitra Energi di Bekasi
Bekasi – Dalam upaya memperkuat kemandirian energi nasional dan mendukung target Net Zero Emission, PT Parama Mitra Energi secara resmi menginisiasi Studi Kelayakan (Feasibility Study) untuk pembangunan pabrik bio-pelet di kawasan strategis Bekasi, Jawa Barat. Proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi energi terbarukan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Pabrik bio-pelet ini dirancang untuk mengolah limbah biomassa menjadi bahan bakar padat ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan industri akan bahan bakar alternatif guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil, serta mendukung program co-firing pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Indonesia.
Fokus Utama Studi Kelayakan di Bekasi
Sebagai pusat industri terbesar di Indonesia, pemilihan Bekasi sebagai lokasi pabrik memberikan keuntungan logistik yang signifikan. Studi kelayakan yang dilakukan PT Parama Mitra Energi mencakup beberapa aspek krusial:
Optimasi Rantai Pasok Bahan Baku: Kajian mendalam mengenai stabilitas pasokan bahan baku biomassa, termasuk pemanfaatan limbah kayu industri dan potensi residu pertanian di wilayah penyangga. Hal ini penting untuk memastikan keberlangsungan produksi dalam jangka panjang.
Kesiapan Infrastruktur dan Teknologi: Bekasi menawarkan keunggulan aksesibilitas. Studi ini mengevaluasi integrasi teknologi mesin pelletizing mutakhir yang mampu menghasilkan bio-pelet dengan spesifikasi nilai kalor tinggi (High Calorific Value) dan kadar abu rendah, memenuhi standar kualitas ekspor dan domestik.
Analisis Dampak Lingkungan dan Sosial: Memastikan operasional pabrik nantinya mematuhi standar regulasi lingkungan hidup (AMDAL/UKL-UPL) serta memberikan dampak positif bagi penyerapan tenaga kerja lokal di wilayah Bekasi.
Proyeksi Kapasitas dan Skala Ekonomi: Perencanaan kapasitas produksi yang terukur untuk memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh. Berdasarkan kajian awal, pabrik ini diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung suplai bio-pelet di kawasan Jawa Barat.
Kajian Finansial: Analisis mendalam terhadap struktur biaya investasi, Return on Investment (ROI), dan efisiensi operasional guna memastikan proyek ini kompetitif secara komersial di pasar energi global.
Sinergi Menuju Masa Depan
Manajemen PT Parama Mitra Energi menegaskan bahwa pembangunan pabrik di Bekasi ini bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan langkah nyata dalam ekonomi sirkular. Dengan mengubah limbah menjadi energi, perusahaan berperan aktif dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan membantu sektor industri beralih ke praktik bisnis yang lebih hijau.
Dengan hasil studi kelayakan yang komprehensif, PT Parama Mitra Energi optimistis pabrik bio-pelet di Bekasi ini akan menjadi model percontohan bagi pengembangan energi baru terbarukan di kawasan industri lainnya di Indonesia.











