Bagaimana cara melakukan riset pasar?
Melakukan riset pasar tidak harus selalu mahal atau rumit. Riset pasar adalah proses mengumpulkan informasi tentang target pelanggan, kompetitor, dan industri untuk membantu Anda membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas.
Berikut adalah panduan langkah demi langkah cara melakukan riset pasar secara efektif:
1. Tentukan Tujuan Riset (The “Why”)
Jangan memulai tanpa fokus. Tentukan apa yang ingin Anda ketahui. Contohnya:
“Apakah warga di sini butuh jasa laundry?”
“Mengapa penjualan produk saya menurun?”
“Berapa harga yang rela dibayar orang untuk kopi susu gula aren?”
2. Lakukan Riset Sekunder (Desk Research)
Sebelum terjun ke lapangan, kumpulkan data yang sudah ada. Ini adalah cara termurah dan tercepat.
Data Pemerintah: Cek BPS (Badan Pusat Statistik) untuk data demografi.
Laporan Industri: Cari artikel berita, tren pasar di media sosial, atau laporan dari asosiasi industri.
Google Trends: Gunakan untuk melihat apa yang sedang populer dicari orang saat ini.
3. Lakukan Riset Primer (Field Research)
Jika data sekunder belum cukup spesifik, Anda harus mencari data baru sendiri. Ada dua cara utama:
A. Riset Kuantitatif (Fokus pada Angka)
Gunakan jika Anda ingin data dari banyak orang untuk melihat pola umum.
Survei Online: Gunakan Google Forms atau Typeform. Sebarkan di grup WhatsApp atau media sosial.
Kuesioner Singkat: Berikan pertanyaan tertutup (pilihan ganda) agar mudah diolah.
B. Riset Kualitatif (Fokus pada Opini Mendalam)
Gunakan jika Anda ingin memahami alasan di balik perilaku konsumen.
Wawancara Mendalam: Bicara satu lawan satu dengan 5-10 calon pelanggan.
Focus Group Discussion (FGD): Kumpulkan 6-8 orang dalam satu ruangan untuk mendiskusikan produk Anda.
Observasi: Datang ke lokasi pesaing, lihat siapa pelanggan mereka, apa yang mereka beli, dan apa yang mereka keluhkan.
4. Analisis Kompetitor
Anda harus tahu siapa yang Anda lawan.
Mystery Shopping: Jadilah pelanggan di toko kompetitor. Rasakan pelayanannya dan cek harganya.
Cek Review Online: Lihat Google Maps atau media sosial kompetitor. Apa yang disukai dan dibenci orang dari mereka?
Analisis SWOT: Catat Strengths (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Peluang), dan Threats (Ancaman) dari pesaing utama.
5. Tentukan Profil Target Audiens (Buyer Persona)
Berdasarkan data yang didapat, buatlah profil “pelanggan ideal” Anda.
Demografi: Usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendapatan.
Psikografi: Hobi, nilai-nilai hidup, ketakutan, dan keinginan mereka.
Perilaku: Di mana mereka biasanya belanja? Media sosial apa yang mereka pakai?
6. Olah Data dan Ambil Kesimpulan
Jangan biarkan data menumpuk. Ringkas hasil temuan Anda.
Cari Tren: “Ternyata 70% orang lebih memilih pesan antar daripada makan di tempat.”
Uji Kelayakan: Jika dikaitkan dengan NPV, masukkan data harga pasar hasil riset ini ke dalam rumus Anda.
Buat Keputusan: “Berdasarkan riset, saya akan membuka kedai kopi grab-and-go, bukan kafe mewah.”
**Tips Tambahan untuk Riset Pasar: **
Jangan Tanya Keluarga Saja: Teman dan keluarga cenderung ingin menyenangkan hati Anda. Cari responden yang netral agar hasilnya jujur.
Berikan Insentif: Agar orang mau mengisi survei, berikan voucher kecil atau diskon.
Gunakan Alat Bantu (Tools):
Google Forms: Untuk survei gratis.
SurveyMonkey: Untuk survei yang lebih profesional.
AnswerThePublic: Untuk melihat pertanyaan apa yang sering diajukan orang di internet tentang topik tertentu.
Lakukan Secara Berkala: Pasar berubah dengan cepat. Apa yang laku tahun ini belum tentu laku tahun depan.
Kesimpulan:Riset pasar adalah fondasi dari Studi Kelayakan Bisnis dan Analisis HBU. Tanpa riset pasar, semua perhitungan finansial (seperti NPV) hanyalah tebakan belaka. Dengan riset, Anda memindahkan bisnis Anda dari “spekulasi” menjadi “rencana yang terukur”.
Perusahaan Market Research, Apa itu Riset Pasar? Riset Pasar atau Market Research dapat didefinisikan sebagai upaya untuk memahami perilaku konsumen. Ini berarti bahwa anda membutuhkan Perusahaan Market Research untuk…
Butuh pendampingan langsung dari konsultan?
Artikel membantu Anda memahami dasarnya. Untuk proyek Anda sendiri, tim kami siap membantu dari studi kelayakan hingga manajemen konstruksi.